Selasa, 23 April 2013

BAHAN AJAR


Pengertian Bahan Ajar
Dalam suatu pembelajaran pastilah kita kenal dengan bahan ajar. Bahan ajar sangatlah penting dan tidak dapat dipisahkan dalam proses pembelajaran untuk tercapainya tujuan pembelajaran yang akan ditempuh oleh peserta didik.  Pemilihan bahan ajar harus sesuai dengan materi yang akan disampaikan.
         Bahan ajar merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan guru/instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran.
         Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. (National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training).
Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar merupakan segala sesuatu yang digunakan untuk guru dalam proses pembelajaran baik imformasi, alat ataupun berbentuk teks.
Bentuk Bahan Ajar
Banyak orang salah persepsi mengenai bahan ajar. Mereka menganggap bahwa bahan ajar adalah materi yang disampaikan dalam pembelajaran atau yang berbentuk buku teks seperti modul, buku paket atau pun LKS. Namun modul, buku paket atau pun LKS adalah bentuk dari bahan ajar. Berikut klasifikasinya :
a.     Bahan cetak yaitu yang berbentuk tulisan, seperti hand out, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart
b.     Audio Visual yaitu yang menggunakan indera pendengaran dan penglihatan, seperti video/film, VCD
c.      Audio yaitu yang menggunakan indera pendengaran saja, seperti radio, kaset, CD audio
d.     Visual yaitu yang menggunakan indera penglihatan saja, seperti foto, gambar, model/maket.
e.      Multi Media, seperti CD interaktif, computer Based, Internet
Cakupan Bahan Ajar
Bahan ajar mencakup beberapa hal yang harus diperhatikan. Antara lain:

a.     Judul materi yang akan disampaikan. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator dan tempat.
b.     Petujuk belajar baik untuk guru dan untuk peserta didik, agar sesuai dengan alur yang akan di tempuh.
c.      Tujuan yang akan dicapai.
d.     Informasi pendukung. Jadi bahan ajar tersebut harus terdapat informasi yang lebih mengenai materi.
e.      Latihan- latihan. Dalam bahan ajar tidak hanya materi saja, melainkan terdapat soal-soal. Misalnya pada modul, buku paket ataupun LKS.
f.      Petunjuk kerja. Materi yang terdapat praktik untuk membuktikan sesuatu. Contohnya modul yang merupakan bahan ajar yang bersifat mandiri, harus terdapat petunjuk kerja supaya anak dapat mengikuti langkah-langkah praktik.
g.     Penilain. Penilaian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan anak dalam menguasai materi dan menilai apakah bahan ajar yang digunakan itu memberikan pengaruh yang lebih baik atau tidak.

Penyusunan Bahan Ajar
Akan lebih baik jika seorang guru yang menyusun bahan ajar sendiri untuk siswanya, karena gurulah yang mengerti karakteristik, gaya dan cara belajar siswa, jadi gurulah yang dapat dapat mengetahui apa yang siswa inginkan. Dengan membuat bahan ajar sendiri, diharapkan pembelajaran akan lebih efektif sesuai dengan kemampuan siswanya.
Dalam penyusunan bahan ajar memiliki alur sebagai berikut:
1.       Guru harus melihat Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Indikator  yang akan ditempuh pada silabus.
2.      Setelah itu guru melihat materi pokok yang juga terdapat pada silabus untuk memperkirakan apa saja yang akan disampaikan kepada siswa.
3.      Guru menentukan kegiatan atau langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan dalam proses pembelajaran.
4.     Barulah membuat bahan ajar yang sesuai dengan materi dan kegitan pembelajaran.
Bahan Ajar Cetak
A. Lembar Kerja Siswa (LKS)
Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah lembaran-lembaran yang berisi tugas-tugas atau soal-soal yang harus dikerjakan oleh siswa. Di dalamnya juga terdapat sedikit materi dan terdpat petunjuk atau langkah-langkah untuk menyelesaikan tugas.
Kinerja LKS masih butuh bimbingan dari guru, karena di dalamnya tidak terdapat petunjuk kerja untuk siswa.
Langkah-langkah penulisan LKS sebagai berikut:
         Melakukan analisis kurikulum; SK, KD, indikator dan materi pembelajaran.
         Menyusun peta kebutuhan LKS
         Menentukan judul LKS
         Menulis LKS
         Menentukan alat penilaian
Struktur LKS secara umum adalah sebagai berikut:
         Judul, mata pelajaran, semester, tempat
         Petunjuk belajar
         Kompetensi yang akan dicapai
         Indikator
         Informasi pendukung
         Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja
         Penilaian

B.  Buku Teks
Buku teks merupakan sumber informasi yang disusun dengan terstruktur dan urutan berdasarkan bidang ilmu tertentu.
Karakteristik Buku Teks:
         Mengasumsikan minat dari pembaca
         Ditulis untuk pembaca (guru, dosen)
         Dirancang untuk dipasarkan secara luas
         Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional
         Disusun secara linear
         Stuktur berdasar logika bidang ilmu
         Belum tentu memberikan latihan
         Tidak mengantisipasi kesukaran belajar siswa
         Belum tentu memberikan rangkuman
         Gaya penulisan naratif tetapi tidak komunikatif
         Sangat padat
         Tidak memilki mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari pembaca.
C. Modul
Modul merupakan alat atau sarana  pembelajaran yang berisi materi, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya.
Modul ada dua bentuk, yaitu:
1.       Cetakan yang meliputi kerangka dan pedoman penulisan modul.
2.      Multimedia interaktif yang meliputi kerangka dan pedoman pengembangan multimedia intaraktif
Karateristik Modul :
         Bersifat mandiri, tidak perlu ada bimbingan dalam pemakaian
         Stand alone, modul dikembangkan tidak tergantung dengan media lain
         Bahasa yang digunakan sederhana, lugas dan komunikatif
         bersahabat dengan user atau pemakai, membantu kemudahan pemakai untuk direspon atau diakses
         materi dikemas dalam unit-unit kecil dan tuntas, tersedia contoh-contoh, ilustrasi yang jelas
         tersedia soal-soal latihan, tugas, dan sejenisnya
         materinya up to date dan kontekstual
         terdapat rangkuman materi pembelajaran
         tersedia instrument penilaian yang memungkinkan peserta diklat melakukan self assessment
         memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi
         dipergunakan untuk orang lain, bukan untuk penulis


Tidak ada komentar:

Posting Komentar